Alasan Seru Berkuliah di Eropa Timur

Alasan Seru Berkuliah di Eropa Timur

Alasan Seru Berkuliah di Eropa Timur – Kebanyakan orang menduga tarif hidup di Eropa sangat mahal. Meskipun di wilayah Eropa Timur tetapi tarif hidup cukup relatif murah malah setengah dari Eropa Barat.
Bukan berarti Eropa Timur tidak mempesona malah terdapat banyak istana, monumen bersejarah dan lankap luar biasa untuk ditelusuri oleh turis lokal dan internasional, serta mahasiswa asing.

inilah Alasan Seru Berkuliah di Eropa Timur dibawah ini yang jangan kamu lewatkan

Alasan Seru Berkuliah di Eropa Timur

Mayoritas Berbahasa Inggris

Hampir seluruh si kecil muda di Eropa Timur fasih berbahasa inggris. Meskipun demikian, kita masih dapat menemukan satu atau dua dialek yang cukup susah didengar. Namun, seiringnya waktu kamu akan terbiasa dan perlahan-lahan paham dialek tersebut.

Karena Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa kedua bagi mereka, tidak mengherankan apabila banyak program studi yang tersedia dalam bahasa ini.

Fakta Unik Negara di Eropa Timur

Berdasarkan Statistik PBB, wilayah Eropa Timur terbagi dalam 10 negara bagian.

Masing-masing negara ini mempunyai tradisi dan tradisi yang unik juga melahirkan tokoh fiksi klasik dan permainan yang mendunia.

Di Bulgaria, mengangguk bermakna “tidak atau penolakan”, sementara menggelengkan kepala berarti “iya atau persetujuan”
Republik Ceko daerah dimana gula batu dijadikan pertama kali;
Polandia mempunyai pengaruh yang besar di wilayah Eropa: sembilan si kecil Raja Polandia, Kazimierz Jagiello’nczyk mempunyai peran agung, dimana satu menjadi kardinal, empat menjadi raja, satu dikanonisasi, dan tiga si kecil perempuan menjadi ibu dari spesialis waris dinasti terbesar di Eropa Barat.
Rumania adalah daerah kelahiran tokoh ikonik Dracula;
Hungaria menciptakan mainan Rubik;
Di Rusia, kata “vodka” berasal dari “voda”, yang berarti air.
Slovakia mempunyai istana per kapita terbanyak di dunia;
Belarus adalah salah satu negara paling datar di dunia dengan gunung terbesarnya mempunyai ketinggian cuma 346 meter saja.
Moldova menduduki daerah kedua di dunia dalam hal penduduk pemabuk.
Di Kota Odessa, Ukraina lahir lagu “O Sole Mio”.

Tarif Hidup dan Kuliah Murah

Tarif rata-rata hidup di Eropa Timur sangat relatif murah. Umpamanya, asrama kampus per-bulan di Republik Ceko berkisar 50 UER atau Rp 800 ribuan malah di Brasov (Rumania) cuma 30 EUR atau Rp 400 ribuan saja.

Namun, murahnya tarif hidup tergantung dari bagaimana mengendalikan pengeluaran sehari-hari. Pastikan selalu mencatat keperluan, pemasukan dan pengeluaran serta mengurangi belanja yang tidak perlu.

Sementara, tarif kuliah sendiri sangat bervariasi, bagus untuk gelar sarjana dan magister. Umpamanya, perguruan tinggi negeri di Republik Ceko menawarkan pendidikan cuma-cuma bagi mahasiswa asing yang mengambil program studi berbahasa ceko. Sementara untuk bahasa lain, seperti Bahasa Inggris, Jerman atau Prancis dikenakan tarif hingga EUR 14,000 atau berkisar Rp 200 jutaan. Banyak juga beasiswa yang disediakan oleh pemerintah di negara Eropa Timur.

Jurusan Unggulan

Eropa timur mempunyai berjenis-jenis jurusan unggulan.

Sebagian jurusan yang dapat kamu ambil apabila studi di Eropa Timur adalah:

Administrasi Bisnis di Republik Ceko; dan
Manajemen, Organisasi, dan Kepemimpinan di Hongaria.
Eropa Timur diketahui dengan metode perguruan tinggi yang terdiri dari tingkat diploma, sarjana, master, dan doktoral.

Kehidupan Sosial yang Mengesankan

Penduduk Eropa Timur sangat familiar gemar hang out di malam hari. Tak jarang mereka menghabiskan malam dengan berbincang-bincang bersama teman, teman dan keluarga hingga dini hari. Malahan di tiap-tiap kota mempunyai daerah hang out yang legendaris di mana kamu pasti akan menemukan restoran atau daerah nongkrong yang iconic.

Tak jarang juga diselenggarakan konser dan festival keren yang sepatutnya dikunjungi.

Umpamanya, Republik Ceko mempunyai The Karlovy Vary International Film Festival, festival film tahunan yang dibuka tiap-tiap musim panas (awal Juli). Festival film ini akan dihadiri oleh artis film pria, seleb, dan orang-orang tersohor di negara tersebut. Akan ada penayangan lebih dari 3000 film selama 10 hari festival berlangsung.

Jadi, gak ada alasan lagi buat kamu untuk menggangur atau bosan di malam pekan.

Daftar Lengkap Beasiswa S2 tanpa Wawancara

Daftar Lengkap Beasiswa S2 tanpa Wawancara

Gadunslot88 – Ada yang penasaran gak sih sama beasiswa yang gak perlu pake seleksi wawancara? Kami udah rangkum nih 5 beasiswa S2 tanpa perlu seleksi wawancara buat kamu! Yuk, cek websitenya masing-masing. Siapa tau ada yang cocok buat kamu!

Daftar Lengkap Beasiswa S2 tanpa Wawancara

1. Eiffel Excellence Scholarship

Benefits yang ditawarkan dari Beasiswa Eiffel Excellence ini mulai dari biaya hidup, tiket pesawat PP, transportasi, asuransi, hingga akomodasi turut ditanggung. Beasiswa ini terbuka untuk 4 bidang studi, yaitu Hukum, Ekonomi & Manajemen, Teknik/Sains, dan Ilmu Politik.

Periode Pendaftaran:

  • September – Januari

Link Pendaftaran Beasiswa:

  • www.campusfrance.org

Baca juga : Rekomendasi Kampus Luar Negeri Jurusan Pendidikan

2. The Government of Romania Scholarship

Beasiswa dari Kementerian Luar Negeri Rumania ini menawarkan tunjangan berupa biaya kuliah, akomodasi, tunjangan hidup, serta pelatihan bahasa Rumania. Terlebih lagi, beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1 hingga S3.

Periode Pendaftaran:

  • Bulan April

Link Pendaftaran Beasiswa:

  • www.mae.ro

3. Polandia: Ignacy Lukasiewicz Scholarship

Beasiswa ini ditawarkan oleh Pemerintah Polandia bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan S2 di bidang Engineering, Technical Sciences, Agriculture, dan Natural Sciences. Tunjangan yang diberikan oleh beasiswa ini mencakup pembebasan biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya kedatangan. Beasiswa ini tidak memiliki tahap wawancara, tetapi para pendaftar wajib memiliki ijazah S1 dari bidang yang relevan.

Periode Pendaftaran:

  • Bulan Maret

Link Pendaftaran Beasiswa:

  • nawa.gov.pl

4. Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Beasiswa ini adalah Beasiswa S2 tanpa batasan usia. Selain itu beasiswa ini memberikan kesempatan kepada sarjana yang telah memiliki pengalaman kerja (magang/full time/ part time/sukarelawan/manajerial).

Cakupan biaya yang ditanggung yaitu biaya kuliah, biaya hidup sebesar SEK 10.000/bulan (sekitar 15 juta rupiah), asuransi kesehatan, travel grant sebesar SEK 15.000, keanggotaan Swedish Institute Network for Future Global Leaders (NFGL), dan setelah periode beasiswa berakhir, mendapat keanggotaan Swedish Institute Alumni Network.

Periode Pendaftaran:

  • 1. Pendaftaran Kampus: Oktober-Januari
  • 2. Pendaftaran Beasiswa: Februari

Link Pendaftaran Beasiswa:

5. Erasmus Mundus Joint Master Degree Scholarship (EMJMD)

Beasiswa ini merupakan program Erasmus+ yang menawarkan program dengan masa kuliah 1-2 tahun untuk S2. Para penerima beasiswa ini akan menjalani kuliah di setidaknya 2 negara yang masuk dalam program ini atau yang bermitra dengan program ini.

Cakupan beasiswa meliputi tuition fee, biaya hidup, installation cost, biaya perjalanan, asuransi kesehatan dan perjalanan.

Periode Pendaftaran:

  • Desember – Februari

Link Pendaftaran Beasiswa:

  • https://www.eacea.ec.europa.eu/scholarships/emjmd-catalogue_en
7 Fakta Kasus Pembullyan Siswa SMP Berujung Amputasi di Malang

7 Fakta Kasus Pembullyan Siswa SMP Berujung Amputasi di Malang

7 Fakta Kasus Pembullyan Siswa SMP Berujung Amputasi di Malang

7 Fakta Kasus Pembullyan Siswa SMP Berujung Amputasi di Malang – Menyeruaknya kasus pembullyan di lingkungan sekolah SMPN 16 Malang yang menyebabkan korban MS (12) harus diamputasi jari tengahnya mengakses mata kami semua. Bahwa lembaga pendidikan kami masih abai pada keselamatan para siswanya.

Kejadian yang menimpa siswa kelas 7 SMP berinisial MS ini bahkan sempat diakui ‘guyonan’ belaka oleh Kepala Sekolah SMPN 16 Malang, Syamsul Arifin, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah, kala diwawancarai wartawan.

Sontak statement selanjutnya menyebabkan geram penduduk hingga beramai-ramai menghujat sikap keduanya lewat tempat sosial.


Berikut 7 fakta paling baru berkenaan kasus pembullyan siswa SMP di Malang yang berujung pada amputasi :

1. Polisi Rilis Ada 7 Terduga Pelaku Kekerasan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengemukakan kepada awak media, Rabu (05/02/2020) di Mapolresta Malang Kota Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 19, Samaan, Klojen, Kota Malang bahwa terduga pelaku Kekerasan pada MS (12) ada 7 orang.

“Kita masih memeriksa terduga (pelaku) yang melakukan kekerasan maupun berasal dari pihak keluarga korban,” ujar Leo.

Ia mengemukakan kecuali kala ini perkara yang melibatkan siswa kelas 7 dan kelas 8 SMP ini telah naik ke step penyidikan berasal dari pada mulanya step penyelidikan. Leo sendiri mengemukakan kecuali anggotanya telah mengantongi 5 bukti yang dapat menjerat para pelaku. Di antaranya hasil visum dan keterangan para saksi yang saling menguatkan.

2. Para Pelaku adalah anggota Badan Dakwah dan kawan baik korban
Kepala sekolah SMPN 16 Malang, Syamsul Arifin seusai menghadap ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengemukakan kecuali para pelaku kekerasan tergabung didalam ekskul Badan Dakwah Islam (BDI).

“Mereka sama-sama di BDI dan telah saling mengenal dan berteman baik,” ujar Syamsul pada Jumat (31/01/2020) di Kantor Disdikbud Jalan Veteran No. 19, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengemukakan kecuali yang menjadi inisiator pembullyan selanjutnya adalah kawan baik dekat korban sendiri berinisial IL (12).

“Inisiator perihal ini sendiri adalah kawan dekat korban sendiri, IL ini kerap singgah terhitung ke tempat tinggal korban,” jelasnya pada Rabu (05/02/2020) di Balai Kota Malang usai pertemuan Kepala Sekolah dan Waka Kesiswaan se-Kota Malang.

Dalam keterangan Sutiaji menyebutkan kecuali IL ini yang pertama menjahili korban selanjutnya diikuti 6 siswa lainnya hingga korban diangkat dan dijatuhkan di lingkungan masjid SMPN 16 Malang.

3. Korban Dibanting hingga Diinjak di Lingkungan Masjid
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menyebutkan pada awak tempat kecuali korban MS (12) dianiaya beramai-ramai.

“Dari keterangan mereka, memang benar mereka melakukan kekerasan secara bersama-sama,” jelasnya pada Selasa (04/02/2020) di Mapolresta Malang Kota Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 19, Samaan, Klojen, Kota Malang.

Didapati keterangan kecuali para pelaku mengangkat tubuh korban dan menjatuhkannya ke lantai paving. Tak berhenti disitu, tubuh MS lagi diangkat dan kali ini di jatuhkan di dekat pohon.
“Tindakan kedua korban lagi diangkat selanjutnya dijatuhkan di dekat pohon,” lanjutnya.
Tak puas, pelaku selanjutnya lagi melakukan tindakan kekerasan lain yaitu ‘menstarter’ tubuh MS.

“Dan sesudah itu korban ‘distarter’ oleh para pelaku,” jelasnya.

Baca juga: Kenapa Ada Anak Yang Takut Masuk Sekolah?

4. Jari Korban Diamputasi Bukan Karena Gesper
Ramai diperdebatkan berkenaan keterangan Kepal Sekolah SMPN 16 Malang, Syamsul Arifin dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah yang menyebutkan kecuali jari MS terluka akibat terjepit ‘gesper’ sabuk tiap tiap hari.

Namun keterangan keduanya langsung dibantah oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata pada Rabu (05/02/0/2020) di Mapolresta Malang Kota Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 19, Samaan, Klojen, Kota Malang.

Kepada awak media, Leo menunjukkan kecuali gesper bukan penyebab diamputasinya jari tengah MS (12).

“Tidak ada bunyi (disebutkan) mirip sekali didalam pengecekan kami dengan kaitannya ‘gesper’ tersebut,” tegasnya.

5. Korban Sudah Dirawat 2 Minggu di Rumah Sakit
Siswa yang menjadi korban pembullyan di masjid sekolahnya sendiri, SMPN 16 Malang, ini kini hanya bisa tergolek lemah di tidak benar satu kamar Rumah Sakit Lavalette Malang.

Paman Korban, Taufik mengemukakan pada awak tempat kecuali keponakannya telah 13 hari dirawat.

“Dia telah dirawat sepanjang 13 hari terhitung hari ini,” jelasnya pada awak tempat pada Rabu (05/02/2020) di RS Lavalette Jalan W.R. Supratman No.10, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang.

Korban berinisial MS sendiri telah merintis operasi amputasi jari tengahnya pada Selasa (04/02/2020) malam di RS Lavalette Malang.

6. Jari Korban Harus Diamputasi sebanyak 2 Ruas
Pada Selasa (04/02/2020) malam, MS (12) siswa SMP korban bully harus merintis prosedur pemotongan jari tengah tangan kanannya sebanyak dua ruas.

Hal ini lantaran jari MS telah mati sehingga tidak bisa berguna kembali. “Jarinya harus dipotong sebanyak 2 ruas karena jaringannya telah mati dan tidak bisa dialiri darah lagi,” mengetahui Taufik pada awak tempat pada Rabu (05/02/2020) di RS Lavalette Jalan W.R. Supratman No.10, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang.

Taufik melanjutkan kecuali ujung jari tengah MS sebelum akan operasi telah menghitam dan mengecil.

“Istilah medisnya seperti dimumi itu,” lanjutnya.

Ia menceritakan kecuali operasi dimulai berasal dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB dengan lancar.

“Namun, dia (korban) tetap menangis berasal dari malam hingga tadi pagi karena mengetahui jarinya telah tidak ada,” ucapnya.

Terakhir Taufik menyebutkan kecuali kondisi fisik MS kini telah jauh membaik. Namun, kini keluarga tengah fokus mengembalikan mental dan keyakinan diri korban.

7. Wali Kota Malang Akan Berikan Hukuman pada Kepala Sekolah
Wali Kota Malang, Sutiaji mengecam keras tindakan Kepala Sekolah SMPN 16 Malang yang seolah menutup-nutupi perihal pembullyan di sekolahnya. Sehingga menyebabkan statement yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Yang disampaikan tempo hari kan sederhana, namun kenyataannya di lapangan anak ini seperti itu,” ujar Sutiaji pada awak tempat Rabu (05/02/2020) di Kantor Balai Kota Malang Jalan Tugu No. 1, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang seusai acara pertemuan Kepala Sekolah dan Waka Kesiswaan se-Kota Malang.

Sutiaji mengemukakan dapat berikan hukuman kepada SMPN 16 Malang.

“Untuk punishment kami serahkan Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan inspektorat,” lanjutnya.

Ia menyebutkan ada kelalaian berasal dari pihak sekolah, namun karena pihak sekolah adalah pegawai negeri maka dapat ikuti ketetapan dan mekanisme berasal dari Dinas Pendidikan.

Terakhir, Sutiaji menunjukkan kecuali pengakuan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah yang kontroversial dan sempat viral adalah berasal dari Info pihak sekolah.

“Dinas mengemukakan itu berdasar laporan berasal dari sekolah,” tutupnya.