Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Belajar di Bosnia

Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Belajar di Bosnia

Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Belajar di Bosnia – Terletak di Balkan, Bosnia yakni tanah alam, saluran air dan pegunungan atau dalam dua kata: keindahan yang tidak terbatas. Ada sesuatu untuk seluruh orang yang berharap belajar di Bosnia. Bagi mereka yang berharap menikmati hutan tidak berujung, pergi hiking atau menikmati bunga liar di hamparan luas, ada utara dan timur negara itu, dan bagi mereka yang lebih suka mengalami iklim yang sedikit lebih hangat lebih dekat ke laut, ada komponen barat tenaga.

Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Belajar di Bosnia

Tapi Bosnia tidak cuma memiliki keindahan alam. Tidak ada daerah di mana Anda akan bertemu orang-orang yang lebih hangat dan menemukan keramahan yang lebih besar. Bosnia, dan terpenting ibu kotanya Sarajevo, yakni daerah yang bermacam-macam. Ini bukan cuma sebab orang-orang dari bermacam-macam agama dan latar belakang tinggal di sini, tetapi sebab mereka hidup dalam kerukunan dan ketenteraman.

Daerah lain di Sarajevo, di mana seluruh trek bertemu dan perjalanan belajar Anda di Bosnia diawali yakni Universitas Internasional Sarajevo.

Sekolah swasta terbaik, tidak cuma di Sarajevo, tetapi di negara ini, Universitas Internasional Sarajevo yakni sekolah yang bagus dan terjangkau. Gelarnya pun diakui di Austria, membuka pintu menuju karir internasional yang menarik.

Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Belajar di Bosnia

Lokasi yang Fantastis

Sarajevo yakni daerah yang bagus untuk belajar. Dari kota tua kuno, ke Air Mancur Sebilj, sampai kios seni yang tidak ada habisnya dan kopi legendaris, ada semacam itu banyak yang bisa diamati dan dikerjakan di Sarajevo saat belajar di Bosnia.

Berkat lokasi yang amat bagus dari Universitas Internasional Sarajevo, banyak dari daerah-daerah liburan yang luar lazim ini berada dalam jarak berjalan kaki atau cuma dengan bus listrik atau trem. Seandainya berarti setelah kelas, Anda bisa, semisal, langsung menuju ke Air Mancur Sebilj dan menikmati secangkir kopi yang kuat saat Anda menyaksikan turis dan penduduk lokal melewati. Tapi Anda berharap tinggal lebih dekat dengan kampus, Anda memiliki seluruh yang Anda butuhkan di dekatnya, dari apotik, supermarket, sampai kafe.

Universitas Internasional Sarajevo juga dekat dengan pinggiran kota, artinya, tergantung di mana Anda tinggal, Anda mungkin juga dekat dengan kampus.

Tapi lokasi Sarajevo sendiri juga fantastis. Terletak di Bosnia Tengah, Anda tidak akan pernah terlalu jauh dari perjalanan akhir pekan ke Banja Luka, Tuzla atau Mostar. Dengan visa yang pas, Anda pun bisa melakukan perjalanan ke Montenegro atau Serbia untuk liburan akhir pekan.

Biaya Kuliah Rendah di Bosnia

Universitas bisa mahal, tetapi seandainya Anda belajar di Bosnia, Anda bisa menekan tarif.

Biaya kuliah di Universitas Sarajevo rata-rata sekitar €4.500 per tahun akademik untuk program Sarjana dan Master, dengan program PhD menghabiskan tarif €7.500 untuk program tiga tahun penuh. Ini mewujudkan belajar di Bosnia, dan di Universitas Internasional Sarajevo, salah satu alternatif yang lebih terjangkau di Eropa. Sebagai contoh; Anda bisa meninggalkan Universitas Internasional Sarajevo dengan gelar Sarjana Teknik Mesin dengan tarif sekitar €12.000.

Tapi bukan itu saja: tarif perumahan dan hidup juga rendah! Anda bisa menyewa kamar di sentra Sarajevo cuma dengan €170 sebulan.

Pendidikan perumahan yang terjangkau, tarif hidup di Bosnia termasuk yang terendah di Eropa – alasan bagus lainnya untuk belajar di Bosnia! Di Sarajevo, makan di kafe berharga sekitar €4,50, sementara kios mingguan cuma seharga €30, seandainya tidak kurang.

Termasuk sewa, Anda bisa hidup nyaman dengan sekitar €450 sebulan di Sarajevo.

Pendidikan yang Diakui Internasional

Gelar dari Universitas Internasional Sarajevo diakui di Austria! Ini berarti, seandainya Anda belajar di Bosnia, itu bisa membuka pintu untuk berkarir di daerah lain di Eropa.

Apakah Anda berharap belajar di Eropa atau membawa pulang gelar Anda, pengakuan dari Universitas Internasional Sarajevo bisa membantu Anda sampai di sana.

Anda bisa mengenal lebih lanjut tentang pengakuan gelar Universitas Internasional Sarajevo di sini. Pendidikan pengakuan, Universitas Internasional Sarajevo juga menawarkan bermacam-macam ragam program.

Pilihan Program yang Bagus

International University of Sarajevo menawarkan bermacam-macam program, dari Sarjana sampai PhD. Apakah Anda berharap belajar gelar Sarjana Teknik Mesin atau Magister Psikologi Klinis, Anda bisa menemukan program hebat di International University of Sarajevo.

Universitas Internasional Sarajevo pun menawarkan program Sarjana Sastra dan Bahasa Inggris. Anda bisa belajar bahasa Inggris dengan tarif yang jauh lebih murah daripada di sekolah-sekolah di negara-negara berbahasa Inggris, seperti Inggris dan Amerika Serikat. Universitas pun menawarkan kursus singkat dalam bahasa lokal, jadi Anda bisa belajar bahasa Bosnia sambil belajar!

Apa pun yang Anda berharap pelajari di Bosnia, Universitas Internasional Sarajevo pasti memiliki program yang sesuai untuk Anda.

Poin Utama
Jika Anda berharap belajar di luar negeri di Eropa, Bosnia memiliki tarif hidup yang rendah dan yakni negara yang menawan dan menarik untuk dijelajahi. Di Universitas Internasional Sarajevo, Anda bisa menikmati Bosnia sambil memilih dari bermacam-macam ragam program.

Belajar Dari Negeri Skandinavia Pendidikan di Finlandia

Belajar Dari Negeri Skandinavia Pendidikan di Finlandia

Belajar Dari Negeri Skandinavia Pendidikan di Finlandia – Finlandia yakni Negara yang berlokasi di wilayah skandinavia, Negara yang beribukota di Helsinki ini yakni Negara dengan predikat pendidikan terbaik di dunia, dari tahun ke tahun finlandia konsisten berada di ranking atas untuk Negara dengan kwalitas pendidikan terbaik. pemeringkatan kwalitas pendidikan dilakukan oleh PISA (Programme for International Study Assessment), sebuah studi internasional yang bertujuan mengevaluasi cara pendidikan di dunia. Evaluasi 3 tahunan oleh PISA ini dilakukan dengan mengevaluasi keterampilan dan pengetahuan siswa berusia 15 tahun yang diplih secara acak Bidang yang dinilai yakni membaca, matematika dan sains.

Belajar Dari Negeri Skandinavia Pendidikan di Finlandia

1 Konsistensi Finlandia

menerima peringkat atas dalam percobaan PISA membuat banyak pakar pendidikan mau tahu penyebabnya. Menurut laman University of Helsinki, kemajuan pendidikan di Finlandia dimulai pada abad 19. Ketika itu, Uuno Cygnaeus, “bapak pendidikan dasar” Finlandia memrakarsai ide bahwa kelas yang paling baik yakni kelas di mana murid lebih banyak berdiskusi dibanding guru. Selain itu, tokoh-tokoh pendidikan di Finlandia juga menggunakan pandangan John Dewey dalam pengajarannya, yakni belajar dengan mempraktikkannya.

2 Iklim belajar

Siswa-siswa sekolah di finlandia amat berbeda dengan Indonesia. Pengajaran di sekolah berlangsung rileks sehingga siswa tak merasa sekolah sebagai kegiatan yang membosankan seperti di Indonesia. Ketika masuk kelas siswa mesti melepas sepatu, jadi saat proses belajar mendidik mereka hanya berkaus kaki didalam kelas. Belajar aktif digunakan guru di dalam kelas, siswa didorong untuk lebih banyak berdiskusi ketimbang guru di kelas. Semua guru di sekolah-sekolah Finlandia yakni lulusan S2 dan dipilih dari the best ten lulusan universitas. Orang merasa lebih terhormat jadi guru ketimbang jadi dokter atau insinyur. Di dalam kelas frekuensi percobaan benar-benar dikurangi. Ujian nasional hanyalah Matriculation Examination untuk masuk PT. keadaan sulit anggaran, pemerintah memberikan porsi anggaran untuk sekolah swasta sama besar dengan anggaran untuk sekolah negeri.

Sulit kwalitas guru di Finlandia kiranya tak perlu dipersoalkan mutunya. Sudah dipastikan guru-guru di Finlandia yakni guru bermutu tinggi. Karena para guru dipilih yang paling bermutu dan terlatih. Dan untuk dapat kuliah di jurusan pendidikan mesti bersaing ketat, lebih ketat ketimbang kompetisi di fakultas-fakultas bergengsi lainnya. Umumnya dari 7 peminat hanya 1 orang saja yang diterima. Walaupun di Finlandia gaji guru tak demikian itu besar. Melainkan negara dan rakyat Finladia menempatkan guru sebagai jabatan terhormat dan mereka yang menyandang jabatan itu pun juga merasa mendapat sebuah prestisius dan kebanggaan. Puncak kebanggaan mereka sukses mendidik si kecil didik bukan sukses memanipulasi skor siswa. para guru di Finlandia akan senantiasa mengatakan “Seandainya aku gagal dalam mendidik seorang siswa, itu berarti ada yang tak beres dengan pendidikan aku.”

3 Di dalam kelas, amat jarang ada guru yang berdiri di depan kelas dan memberikan ceramah selama 50 menit.

Siswalah yang menjadi pusatnya, dengan menentukan sendiri sasaran mingguan dengan guru, pada bidang tertentu dan memilih tugasnya sendiri. Sehingga yang terjadi di kelas yakni: siswa berjalan kesana kemari, mengumpulkan berita, bertanya pada guru dan berprofesi sama dengan siswa lain dalam kategori kecil. Desain pelajaran semacam ini dimaksimalkan secara lokal oleh guru di sekolah. Sehingga, guru senantiasa ditantang untuk membuat kurikulum dan mengoptimalkan evaluasi daya kerja yang cocok dengan keadaan sekolah. Untuk itu saat menjalani pelatihan, guru dibekali dengan keterampilan mendidik siswa yang memiliki gaya belajar pelbagai, termasuk yang berkebutuhan khusus. Penekanannya yakni pada multikulturalitas dan pencegahan munculnya kesulitan belajar dan pembedaan. Dan pada akhirnya, semboyan no child left behind pun menjadi riil.

Kurikulum di Finlandia pun tak terlalu ‘akademis’ seperti yang dibayangkan ada di negara dengan pencapaian akademis yang tinggi. Siswa di sekolah-sekolah Finlandia mengikuti jam belajar yang lebih sedikit. Sekolah dan guru dikasih kebebasan dalam menentukan kurikulum, cara pendidikan dan juga materi didik. Guru-guru juga mengadakan pertemuan, setidaknya satu kali dalam seminggu, untuk secara kategori, merencanakan dan mengoptimalkan kurikulum. Di dalam pertemuan tersebut, segala guru didorong untuk saling berbagi material.

4 Prinsip kurikulum pendidikan Finlandia yakni” Less is More“.

Sekolah berfungsi sebagai daerah belajar dan eksplorasi potensi dimana sekolah menjadi lingkungan yang relaks dan tak terlalu mengikat siswanya dengan jam belajar dan kapasitas tugas yang tak terlalu membebani siswa. Di samping itu, tak ada cara peringkat untuk prestasi akademik dan ujian standarisasi dari tingkat sekolah dasar sampai dengan menengah pertama. Para siswa juga baru diuji dengan ujian standarisasi pada sekolah menengah tingkat akhir. Ujian ini pun bersifat optional, hanya bagi mereka yang mau melanjutkan ke tingkatan perguruan tinggi. Bagi yang tak mengikuti ujian, konsisten dapat melanjutkan ke institusi pendidikan yang berorientasi ke praktek dunia kerja. Cara pendidikan Finlandia amat menitikberatkan bimbingan bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Finlandia optimis bahwa hasil terbaik hanya dapat ditempuh jikalau kita lebih memperhatikan siswa yang kurang ketimbang terlalu menekankan sasaran terhadap siswa yang unggul. Dengan demikian itu, tak ada si kecil-si kecil yang merasa tertinggal. Finlandia rupanya kapabel mencetak si kecil-si kecil berprestasi di bidang akademik tanpa mesti mengikuti standarisasi akademik konvensional yang kaku

itulah beberapa fakta Belajar Dari Negeri Skandinavia Pendidikan di Finlandia jadi bagaimana apa kalian berminat untuk melanjutkan studi di finlandia ?

Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda

Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda

Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda – Buah-anak di Belanda semestinya menjalani 8 tahun pengajaran dasar, dan 4 sampai 6 tahun pengajaran menengah. Setelah sekolah menengah, siswa bisa melanjutkan ke pengajaran kejuruan atau pengajaran tinggi.

Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda

Di Belanda, tersedia Lembaga publik dan swasta di seluruh tingkat system pengajaran. Lembaga swasta biasanya berdasarkan pada prinsip agama atau ideologis.

Pendidikan dasar untuk anak dalam klasifikasi usia 4 sampai 12 tahun dan semestinya bagi anak-anak dari usia 5 tahun. Sekolah dasar memiliki delapan kelas, klasifikasi 1 sampai klasifikasi 8 (usia 12).

Pada usia 12 tahun, anak-anak akan mengikuti salah satu dari tipe pengajaran menengah, sebagai berikut:

Pendidikan menengah kejuruan (vmbo) – durasi 4 tahun
Pendidikan menengah atas awam (havo) – durasi 5 tahun
Pendidikan persiapan universitas (vwo) – durasi 6 tahun
Belanda memiliki kementerian yang bertanggung jawab atas pengajaran, kebudayaan, ilmu pengetahuan, penelitian, kesetaraan gender, dan komunikasi. Kementerian ini ialah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan (OCW).

Terlepas dari Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda beberapa sekolah swasta yang membayar, seluruh sekolah didanai oleh kementerian ini. Kementerian memastikan standar mutu, tujuan inti, target pencapaian, dan tujuan sosial yang semestinya dipatuhi seluruh sekolah. Namun, masing-masing sekolah mengisi rincian kurikulum dan jatah anggaran.

Sementara itu, peraturan mengenai kehadiran di sekolah Belanda amat ketat. Para siswa cuma boleh tidak datang sekolah sebab alasan yang amat spesifik, seperti perayaan penting dalam keluarga atau keadaan darurat.

Keunggulan Pendidikan Belanda

Peringkat Belanda amat baik di banyak bidang pengajaran. Pun, World Economic Forum telah menempatkan Belanda sebagai negara terdidik ketiga di dunia. Kecuali itu, dalam peringkat Pisa/OECD global yang familiar untuk anak berusia 15 tahun, Belanda terdaftar sebagai salah satu negara dengan kinerja tertinggi.

Sepertiga orang Belanda berusia 25-64 tahun memiliki gelar sarjana, yang secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata OECD sebesar 24%.

Belanda juga mendapatkan poin di antara negara-negara top dunia untuk kesetaraan dalam kesempatan pengajaran, dan 13 universitas di Belanda yang didanai negara biasanya mendapatkan poin baik di The Times Higher Education World University Rankings.

ICAN Education Consultant menyediakan bermacam kabar mengenai universitas di Belanda. Kamu bisa menggunakan layanan konsultasi universitas luar negeri Bersama tim konselor professional di ICAN Education.

Perguruan Tinggi di Belanda
Bagi kau yang akan kuliah di Belanda, ada dua tipe pengajaran tinggi di Belanda, ialah berorientasi penelitian dan berorientasi pada profesi. Pendidikan yang berorientasi pada penelitian tersedia di universitas riset. Sementara, pengajaran professional yang lebih tinggi tersedia di universitas ilmu terapan.

Program pada universitas ilmu terapan biasanya mempersiapkan siswa untuk profesi tertentu dan cenderung lebih praktis. Mereka mengarah ke gelar sarjana atau master. Sementara, program di universitas riset fokus pada aspek teoritis dan mempersiapkan siswa untuk menjalankan penelitian independen. Ini juga akan mengarah pada gelar sarjana atau master sampai PhD.

Untuk bisa masuk ke program sarjana di universitas riset, kau memerlukan ijazah sekolah menengah VWO. Siswa yang telah mengatasi tahun pertama di universitas ilmu terapan juga bisa masuk ke universitas riset.

Untuk masuk ke program sarjana di universitas ilmu terapan, prasyarat minimum ialah ijazah sekolah menengah HAVO. Penting untuk mencari tahu terutamanya dulu prasyarat awam di masing-masing universitas tujuan kau.

Tentang Sistem Pendidikan di Austria

Tentang Sistem Pendidikan di Austria

Tentang Sistem Pendidikan di Austria – Sistem pendidikan di Austria memiliki sejarah pendidikan yang cukup tua. Sekolah menengah yang pertama kali dibangun yaitu The Benedicten Schottegymnasium yang dibangun tahun 1155 m, dan sampai saat ini masih berdiri dan yaitu sekolah menengah yang paling populer di Eropa.

Tentang Sistem Pendidikan di Austria

Saat ini pendidikan di negara Austria diawasi oleh pihak pemerintah provinsi dan daerah, dan menggunakan tarif tidak dipungut bayaran bagi warganya, dan EU. Melainkan untuk warga asing, diwajibkan membayar dalam jangka 17 – 380 euro (tergantung dari Negara mana berasal), dan juga membebaskan tarif pendidikan bagi mereka yang berasal dari negara-negara ketiga yang dianggap masih kurang berkembang jadi ini kita akan membahas Tentang Sistem Pendidikan di Austria .

Tingkatan Pendidikan Menengah di Austria

Tingkatan pendidikan menengah di Austria disebut Mittelschulen, dimana jangka waktu pengajarannya yaitu selama 8 tahun, Mittelschulen ini dibagi ke dalam dua komponen, yaitu 4 tahun pertama di Volksschule, setelah pelajar lulus dari Volkschule dia akan melanjutkan ke Hauptschul.

Ada sebagian Mittelschulen di Austria

pertama yaitu Mittelschulen Gymnasium (basis utamanya mempelajari bahasa Latin, Yunani dan salah satu bahasa modern), Real Gymnasium menekankan pada sains,bahasa Latin, juga satu bahasa modern), Realschule (menekankan pada sains dan dua bahasa modern), Frauenoberschulle (sekolah khusus wanita, yang mempelajari ekonomi rumah tangga dan pendidikan di dalam rumah tangga).

Dalam kurikulum pendidikan menengah di negara Austria juga dipelajari: Matematika, Bahasa Jerman (bahasa asing wajib), Sejarah, Geografi, seni musik, dan pendidikan olahraga, tentunya setiap variasi Milttenschulen berbeda variasi jam-nya dalam mengajarkan mata pembelajaran di atas.

Sesudah lulus dari Milttenschulen pelajar Austria akan melanjutkan pendidikan ke level yang lebih tinggi, adapun level tersebut yaitu Universitas ataupun Akademi.

Meski untuk level kependidikan tinggi, di Negara mengenal dengan metode diploma, sarjana (S1), magister (S2) dan doktor (S3). Meski untuk Diploma, sekiranya lulus karenanya disetarakan dengan tingkat Magister (S2).

Universitas negeri di Austria beserta kekhususan-nya
Merujuk dari salah OeAD, di negara Austria memiliki enam universitas negeri, dua universitas teknik; dan dengan disiplin keunggulan keilmuan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Untuk universitas negerinya yaitu:

Universitas Vienna (www.univie.ac.at).
Karl Franzens Universitas Graz (www.uni-graz.at).
Johannes Kepler Universitas Linz (www.jku.at).
Leopold-Franzens Universitas Innsbruck (www.uibk.ac.at).
Universitas Klagenfurt (www.aau.at).
Paris London Universitas Salzburg (www.uni-salzburg.at)
Meski untuk dua universitas tekniknya yaitu:

Universitas Teknik Vienna (www.tuwien.ac.at).
Universitas Teknik Graz (www.tugraz.at).
Melainkan, selain universitas lazim negeri diatas, terdapat sebagian variasi keunggulan khusus dari universitas-universitas di Austria, seumpama:

Leoben University of Mining (www.unileoben.ac.at); yang terkenal dengan ilmu metalurgi dan materialnya.
Vienna University of Agricultural Science (www.boku.ac.at); yang terkenal dengan keilmuan agricultural dan ilmu alam.
University of Veterinary Medicine (www.vu-wien.ac.at); yang terkenal dengan ilmu kedokteran binatang.
Vienna University of Economics and Business Administration (www. wu.ac.at); yang terkenal dengan ilmu ekonomi dan bisnis administrasi. 5. Meski universitas bidang kedokteran lainnya, terdapat di kota Wina, Graz, dan Innsbruck.
Keunggulan belajar di Austria
Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa keunggulan dari Negara Austria yaitu di bidang musik klasiknya. Bila berharap belajar perihal musik klasik, negara ini yaitu tujuan utama para pemusik dari segala dunia.

Melainkan juga, banyak para arsitek yang datang belajar ke Austria, sebab disini banyak terdapat bangunan-bangunan tua yang bernilai seni tinggi. Kecuali kedua hal tersebut, di Austria juga banyak orang belajar perihal metode transportasi yang handal.

Sistem Pendidikan di Singapura

Sistem Pendidikan di Singapura

Sistem Pendidikan di Singapura – Kurikulum pendidikan Singapura terbukti tidak berbeda jauh dari kurikulum pendidikan di Indonesia. Mereka juga menyelenggarakan ujian nasional atau yang acap kali disebut UN bagi seluruh siswa setiap akan melanjutkan pendidikan ke tingkatan selanjutnya. Bedanya, tingkatan Sistem Pendidikan di Singapura itu agak belibet.

Sistem Pendidikan di Singapura

di Singapura masuk ke dunia pendidikan formal mulai dari tingkat TK(Kindergarter School) lanjut ke SD (primary school) selama 6 tahun. Sesudah itu mereka masuk SMP-SMA (secondary school) selama 5 tahun, lalu ke tingkat persiapan menuju kuliah (centralised institute atau junior colleges) 3 tahun, baru masuk universitas (university).

Akan namun, lama seseorang mengatasi pendidikan di setiap tingkatan setelah SD itu berbeda- beda. Sebab setiap anak dimasukkan ke kelas layak dengan kemampuan masing-masing, ada 3 kelas di tingkatan secondary school, antara lain Express, Normal Academic dan Normal Technical.

Kelas Express yakni daerah UNTUK siswa pintar.Bagi anak-anak kelas Express, mereka bisa mengatasi secondary school selama 4 tahun. Ini juga jikalau mereka lulus ”O” Level Test Singapura.

Kelas Normal Academic, sebelum mereka masuk ke kelas 5, pada tahun ke-4 patut mengerjakanujian nasional ”N” tingkatan percobaan supaya bisa naik kelas. Sesudah mereka via kelas 5, ada ujian nasional lagi yang namanya ”O” Level Test.

Kelas Normal Technical, bisa disamakan dengan SMK. Jadi, setelah mereka lulus secondary school, mereka bisa melanjutkan ke Institute of Technical Education selama dua tahun, atau sekolah lanjutan untuk mereka yang berkeinginan melanjutkan ke tingkatan pendidikan yang lebih tinggi, Polytechnic (untuk mendapatkan diploma), langsung kerja.

Pelajaran yang mereka bisa juga tidak banyak berbeda di Indonesia, seumpama Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Seni, juga pelajaran yang namanya Mother Tongue Language atau pelajaran bahasa layak bahasa ”ibu” mereka. Seumpama, mereka yang orang Melayu akan mempelajari bahasa Malay, bagi mereka yang Chinese bisa belajar bahasa Mandarin, mereka yang berasal dari India akan mempelajari bahasa Tamil. Hampir seluruh mata pelajaran itu diujikan dalam ”O” Level Test atau UN versi Singapura.

Ujian Nasional versi Singapura

”O” Level Test, ini nama UN untuk secondary school. ”O” Level Test yakni kependekan dari Ordinary Level Test. Bedanya dengan UN kita, UN mereka tidak mempertimbangkan kelulusan seseorang sebab, berdasarkan Pemerintah Singapura, setiap orang punya kesempatan sama untuk melanjutkan pendidikan.

Jadi, untuk pelajar yang telah duduk di kelas 4 Express ataupun yang di kelas 5 Normal Academic telah patut mengikuti ”O” Level Test untuk lulus dari secondary school. Dalam ”O” Level Test ada tujuh pelajaran yang patut ditiru : lima mata pelajaran pokok dan dua mata pelajaran pilihan. Kelima pelajaran pokok itu yakni English, Mother Tongue, Matematika, IPA (Biologi, Kimia, Fisika), IPS (Sejarah, Sosiologi, Geografi), serta dua mata pelajaran, pilihan dari Food and Nutrition, IT, dan Design and Technology. Seluruh pelajaran hal yang demikian punya nilai minimum. Meskipun mereka yang tidak bisa mendapatkan nilai minimum, konsisten lulus. Tapi, di ijazah mereka akan ada nilai merah. Sekiranya mereka tidak berkeinginan di ijazahnya ada nilai merah, mereka boleh mengulang satu tahun di kelas yang sama.

Sesudah Secondary School Masih ada satu lagi tingkatan sebelum mereka masuk ke universitas, yakni Centralised Institute atau Junior Colleges (tertiary education, persiapan menuju tingkat universitas). Tapi, untuk mereka yang punya nilai baik (nilai 1 hingga 14) bisa langsung ke Junior College yang lamanya dua tahun.

Sekiranya mereka tidak mempunyai nilai dari nilai yang disebutkan itu, mereka melanjutkan ke Centralised Institute yang waktunya lebih lama, yakni tiga tahun. Sesudah itu mereka patut via ujian nasional yang namanya ”A” Level Test atau Advanced Level Test. Tes yang diberikan tentu saja lebih sulit, sebab akan masuk ke Universitas. Tapi, dengan banyaknya percobaan yang dilalui, tentulah universitas di Singapura bisa mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas. Sebab pemfilteran mahasiswa secara tidak langsung dikerjakan via sejumlah percobaan-percobaan hal yang demikian. Soal-soal yang ada dalam setiap percobaan dijadikan oleh Universitas Cambridge. Jadi, ijazah yang mereka temukan bertaraf internasional yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah di mana saja, di seluruh dunia

STRATEGI PENDIDIKAN DI SINGAPURA

Singapura mengaku tidak mempunyai formula spesifik yang bisa mewujudkan sebuah kesuksesan bagi sektor pendidikan sebab hal hal yang demikian cuma bisa diraih berdasarkan berbagai upaya rentang panjang yang berkelanjutan.

Singapura mempunyai tiga fase dalam mengoptimalkan taktik ipteknya, yakni:

Fase transfer pengetahuan dari luar negeri (1970 hingga 1980-an)

Fase pembangunan landasan riset dan pengembangan (1990-an) antara lain dengan mendirikan Dewan Teknologi dan Sains Nasional pada 1991.


Fase terakhir yang dimulai pada 2000 hingga kini yakni mewujudkan pengetahuan baru bagi industri dengan cara mengoptimalkan relasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan industri.


Eks Menteri Pendidikan mengatakan Singapura juga memaparkan perihal tiga tahap dari pengembangan sektor pendidikan di negaranya.

Tahap pertama pada 1959-1978 ditandai dengan mewujudkan cara pendidikan nasional yang seragam dan memprioritaskan pendidikan massal untuk seluruh warga. Keseragaman pendidikan diperlukan sebab ketika itu di Singapura terdapat empat ragam sekolah lazim (sekolah Inggris, China, Melayu, dan Tamil) yang masing-masing memakai kurikulum dan etos pendidikan yang berbeda.
Tahap kedua pada 1979-1966 didukung oleh efisiensi dengan mulai memberikan otonomi terhadap sekolah untuk mengoptimalkan kurikulum yang berbeda untuk kemampuan yang berbeda, serta mengoptimalkan sektor politeknik dan universitas.
Tahap ketiga pada 1997 hingga kini berfokus lebih banyak pada kualitas dibandingkan kuantitas dengan memakai kebijakan desentralisasi dan keragaman. Sekolah bisa membikin dan mengoptimalkan kurikulum sendiri, serta mereka mempunyai fleksibilitas lebih dalam membikin kebijakan perihal kriteria penyeleksian siswa

KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN PENDIDIKAN DI SINGAPURA

Dari sekolah Dasar hingga Universitas, siswa telah dipantau dan diberi nasihat untuk mendapatkan pendidikan yang layak untuknya atau layak dengan ketertarikan bakatnya.
Singapura tidak menyamaratakan bahwa seluruh warga pasti kapabel sekolah di Singapura relatif murah.
Untuk keluarga yang tidak kapabel, pemerintah menyediakan beasiswa jikalau perlu. Itu disediakan untuk mempertimbangkan bahwa kemiskinan bukan hambatan untuk mengenyam pendidikan.
Mobil bukan persoalan bagi kebanyakan warga di Singapura, untuk kelancaran transportasi anak-buah hatinya tersedia berbagai mode transportasi, mulai dari MRT (Mass Rapid Transit), dipadu dengan rangkaian bus kota yang mempunyai akses ke seluruh sekolah.
Ruang kelas dibenahi secara bersih dan membikin murid/mahasiswa (i) bisa memandang guru atau dosen dan sebaliknya dosen atau guru bisa memantau seluruh anak didiknya.
Akses dunia online hingga ke ruang-ruang kelas juga tersedia dan tidak dipungut bayaran cuma dengan mendaftar untuk mendapatkan ID dari sekolah dan U
Alumnus Sekolah / Universitas Singapore diakui terbaik oleh Negara Timur ataupun Barat.
Seluruh bahan kuliah bisa diunduh dari dunia online dalam wujud PDF. Siswa akan diberikan passworduntuk mata kuliah yang diambilnya.
Ruang laboratorium dibuka 24 jam dengan fasilitas komputer yang baik. Akses masuk dikerjakan dengan kartu dan kata kunci.
Di Singapura cara pendidikan secara lazim berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia layak dengan kebutuhan, dalam upaya memenuhi dunia kerja yang pintar dan berpendidikan. Selain itu juga berorientasi supaya terdapat keseimbangan dari segi sopan santun dan kebiasaan dalam menghadapi perubahan dan kemajuan yang terjadi. Silabus pendidikan dasar dan menengah dibatasi secara nasional oleh Curriculum Planning & Development Division, Ministry of Education. Institusi ini berwenang dalam mempertimbangkan tiga hal dasar yang menyangkut keterampilan berdaya upaya, teknologi info, dan pendidikan nasional.

Seumpama yang masih acap kali dikeluhkan dalam cara pendidikan di Singaura yakni kurangnya kebebasan berekspresi untuk mahasiswanya. Keberadaan yakni, jikalau mahasiswa Indonesia terkenal menyenangi menggelar demonstrasi dan malah hingga kapabel menggulingkan sebuah rejim pemerintahan, mahasiswa Singapura cenderung apolitis. Mereka tidak terlibat dan tidak menyenangi terlbat dalam urusan politik. Mereka lebih banyak fokus pada belajar di kelas. Seumpama ini bisa jadi beranjak dari cara pemerintahan Singapura yang cenderung otoriter.

Di Singapura ada yang namanya Internal Security Act (ISA) atau Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri yang bisa menahan orang tanpa pengerjaan pengadilan. Akhirnya undang-undang ini menjadi salah satu penyebab mengapa kegiatan politik yang berseberangan dengan pemerintah cenderung sedikit atau malah jarang terjadi. Partai oposisi cuma mempunyai kurang dari tiga bangku di parlemen. Belum lagi kondisi ekonomi negara yang sungguh-sungguh mapan mewujudkan masyarakat Singapura, dan juga mahasiswanya cenderung merasa puas dengan pemerintahan kini.

Segi negatif dari hal di atas yakni berkurangnya sosialisasi dari para pelajar. Tidak ada lagi pelajar nongkrong-nongkrong seperti di Indonesia. Cuma interaksi sosial antar pelajar berkurang dan mewujudkan para siswa singapura seperti robot yang cuma memikirkan profesi pribadinya saja. Tidak ada lagi tenggang rasa antara sesama siswa. Seumpama yang terjadi yakni “belajar, pulang, dan lulus secepat mungkin dengan nilai baik”. itu.

Kekurangan lainnya yakni Durasi waktu pendidikan yang ditempuh siswa relatif terlalu lama, seperti pada tingkatan Kindergartens yang berdurasi selama 3 tahun.

MENGENAL SISTEM PENDIDIKAN DI JERMAN DARI SD SAMPAI SMA

MENGENAL SISTEM PENDIDIKAN DI JERMAN DARI SD SAMPAI SMA

mengenal sistem pendidikan di jerman dari sd sampai sma – segala pasti sudah tahu kalau Jerman adalah salah satu tujuan utama mahasiswa melanjutkan studi, malah lulusan Jerman sungguh-sungguh dihargai di dunia kerja. Alasannya? Ya, simpel saja, sebab mutu dan cara pendidikan di Jerman adalah yang terbaik.

MENGENAL SISTEM PENDIDIKAN DI JERMAN DARI SD SAMPAI SMA

Hal ini pula yang menciptakan Jerman memiliki budaya yang panjang dalam kesuksesan pendidikan. Pun ada 68 nobel bidang ilmu pengetahuan dan kedokteran yang diciptakan universitas di Jerman.

Lalu bagaimana sebetulnya cara pendidikan di Jerman sampai dapat mempertahankan reputasi cemerlang selama berabad-abad? mulai dari Sekolah dasar Hingga kuliah? berikut ini adalah ulasannya, diantaranya:

Mengetahui Cara Pengajaran di Jerman Dari SD Hingga SMA
Perlu Anda kenal bahwa, mesti belajar di Jerman dimulai ketika umur buah hati 6 tahun sampai tingkat menengah. Semua sekolah di Jerman memiliki mutu mumpuni dan 100% tidak dipungut bayaran biaya sekolah dari TK sampai Universitas. Berikut ini tahapan pendidikan di Jerman

Sekolah Dasar atau Grundschule
SD di Jerman berlangsung selama 4 tahun dan untuk buah hati yang sudah berumur 6 tahun atau lebih. Pun kalau buah hati berusia 5 tahun 11 bulan tetap belum dapat masuk SD, tetapi mesti masuk TK terpenting dahulu. Biaya sekolah SD tidak dipungut bayaran, orang tua hanya dibebankan membeli alat tulis. Walau tidak dipungut bayaran, mutu SD di Jerman sungguh-sungguh baik.

Untuk mempertimbangkan kelulusan tidak ada ujian khusus seperti UN di Indonesia. Kalau memperoleh nilai baik dan sungguh-sungguh baik, siswa dapat melanjutkan ke Gymnasium.

Untuk nilai rata-rata atau sedang, siswa dapat masuk ke Realschule atau Gesamtschule. Meskipun kalau nilai buruk, siswa mesti masuk Hauptschule inilah sistem pendidikan di jerman dari sd sampai sma.

MENGENAL SISTEM PENDIDIKAN DI JERMAN DARI SD SAMPAI SMA

Sekolah Menengah atau Sekundärstufe 1

Sesudah Grundschule, tingkat setelahnya adalah Sekolah Menengah atau Sekundärstufe 1 yang terdiri dari Hauptschule, Realschule, Gesamtschule, dan Gymnasium.

Hauptschule

Hauptschule berlangsung dari kelas 5 sampai 9 atau 10. Di Hauptschule, siswa tidak hanya belajar mata pembelajaran reguler, tetapi belajar juga kebutuhan praktis untuk berprofesi seperti bengkel, pertukangan, dan sebagainya. Jadi,

Hauptschule memang mempersiapkan siswa untuk berprofesi. Cuma siswa dengan nilai baik atau sungguh-sungguh baik yang dapat mengikuti Abitur. Abitur adalah tes sebagai prasyarat kuliah di universitas.

Tamatan Hauptschule dapat seketika mengikuti Ausbildung (kerja praktek) selama 3 tahun. Di Ausbildung tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar praktek supaya siap ke dunia kerja sebetulnya. Pun selama praktek atau magang di perusahaan, siswa akan mendapatkan gaji.

Realschule

Realschule adalah semacam sekolah kejuruan yang berlangsung dari kelas 5 sampai 10. Hampir sama dengan Hauptschule juga dipersiapkan untuk berprofesi dan lulusannya akan mengikuti Ausbildung.

Bedanya lulusan Realschule cukup memiliki nilai rata-rata supaya dapat mengikuti Abitur. Jadi lulusan Realschule dilatih siap kerja, tetapi juga punya kans besar untuk melanjutkan kuliah.

Gymnasium

Gymnasium berlangsung dari kelas 5 sampai kelas 12 atau 13. Di Gymnasium siswa belajar Fisika, Kimia, Biologi dan sebagainya dengan muatan teori yang prosentasenya tinggi. Di akhir tahun, siswa akan menjalani tes Abitur yang diperlukan untuk masuk perguruan tinggi. Jadi siswa Gymnasium memang dipersiapkan untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi.

Gesamtschule (sekolah campuran)

Ragam terakhir dari Sekolah Menengah di Jerman adalah Gesamtschule yang menggabungkan ketiga jenis sekolah di atas. Penggabungan ini sebab siswa pada kelas 4 belum dapat mempertimbangkan pilihan yang cocok dengan kemampuannya.

Yang menarik dari cara pendidikan Jerman ini, siswa dapat pindah ke jenis sekolah lainnya cocok dengan kemamuan siswa. Cara ini dapat membikin potensi siswa terasah dengan lebih maksimal. Sehingga apapun jenis pekerjaan di Jerman, pekerjanya memiliki mutu yang tinggi sebab sudah terlatihsejak dari sekolah menengah

Nah itu tadi sekilas mengenai cara pendidikan di Jerman. Berminat? Buat kamu yang tertarik melanjutkan studi di Jerman, kamu dapat hubungi Studiva.com sebab Studiva adalah konsultan pendidikan tinggi Eropa yang dicetus oleh lulusan Jerman dan sudah membantu pelajar Indonesia kuliah di Eropa.