Perkembangan Pendidikan di Indonesia

Perkembangan Pendidikan di Indonesia

Perkembangan Sistem Pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan di Indonesia terdiri dari empat jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada keempat jenjang tersebut, Sekolah Negeri mendominasi sistem pendidikan di Indonesia saat ini, secara persentase mencapai 52%.

Sistem pendidikan nasional merupakan upaya terencana dalam mewujudukan proses dan suasana pembelajaran supaya pelajar aktif dalam mengembangkan potensi dirinya.

Baca juga Dasar Pendidikan Di Indonesia 

Salah satu tujuan utama dari pendidikan adalah mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu dengan lebih baik. Dengan tujuan ini, diharapkan mereka yang memiliki pendidikan dengan baik dapat memiliki kreativitas, pengetahuan, kepribadian, mandiri dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab.

Pendidikan di Indonesia telah ada sejak tahun 1901, zaman Belanda menduduki Indonesia. Saat itu, Belanda mendirikan sekolah-sekolah di Indonesia untuk kalangan pribumi. Tujuannya adalah sebagai bentuk upaya dari kebijakan Politik Etis yang mereka terapkan.

Seperti rendahnya kualitas guru, kurikulum, anggaran pendidikan, dan regulasi pendidikan. Keempat problem tersebut merupakan faktor krusial dan menjadi indikasi carut-marutnya pendidikan di Indonesia dan keempatnya saling terkait. Hal itu mempengaruhi peringkat pendidikan Indonesia di kancah dunia menurut PISA.

Namun secara umum dapat dikatakan bahwa faktor yang memberikan pengaruh terhadap pendidikan diantaranya sebagai berikut.

1. Faktor Keluarga.

2. Faktor Sekolah.

3. Faktor Lingkungan.

4. Faktor Fisiologis.

5. Faktor Psikologis.

Terdapat beberapa jenis pendidikan di Indonesia yaitu:

  • Pendidikan formal.
  • Pendidikan nonformal.
  • Pendidikan informal.
  • Pendidikan anak usia dini.
  • Pendidikan jarak jauh.
  • Pendidikan berbasis masyarakat.

Upaya Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

  1. Mengikuti Penataran.
  2. Mengikuti Kursus-Kursus Pendidikan.
  3. Memperbanyak Membaca.
  4. Mengadakan kunjungan ke sekolah lain (studi komperatif).
  5. Mengadakan Hubungan Dengan Wali Siswa.

Serta ditemukan 5 faktor pendukung yaitu: sarana dan prasarana, finansial, pemberian tugas, kegiatan ekstrakurikuler, dan motivasi guru dan peserta didik serta 3 faktor penghambat yaitu:waktu, lingkungan, dan jumlah dan sifat peserta didik.

Prinsip Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional

Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *