Cara Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Gadunslot88 – Banyak pelajar di Indonesia yang bermimpi besar untuk melanjutkan study ke luar negeri. Baik itu untuk jenjang S1, S2 bahkan S3. Melanjutkan study di luar negeri adalah sebuah kebanggan yang tidak semua orang bisa merasakanya. Namun sayangnya masih banyak orang yang percaya bahwa yang dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri adalah orang-orang kaya saja karena tingginya biaya kuliah, living cost, transportations, accomodations dan biaya-biaya lainnya.

Untuk kamu yang memiliki impian kuliah ke luar negeri, jangan putus asa karena banyak sekali beasiswa yang tersedia untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Seperti beasiswa LPDP, AAS, Fulbright, StuNed, Turkiye Burslari, Mitsui Bussan University dan masih banyak lagi. berikut adalah tips cara mendapatkan beasiswa luar negeri.

Nah, dibawah ini ada beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk bisa meraih beasiswa ke luar negeri:

1. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Sebagai bahasa internasional, tentunya bahasa Inggris sangat dibutuhkan dan merupakan salah satu cara mendapatkan beasiswa luar negeri, karena bahasa sehari-hari yang akan digunakan tentunya bukanlah bahasa ibu kita yaitu bahasa Indonesia. Untuk itu kita harus mempersiapkan diri, salah satunya dengan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki. Sebagai bahasa internasional, bahasa Inggris tidak hanya digunakan untuk mendapatkan beasiswa luar negeri tetapi ini juga penting dalam kehidupan di era globalisasi saat ini.

Baca juga : YSEALI Professional Fellows Program 2023

Ada banyak cara untuk belajar bahasa Inggris. Seperti mengikuti kursus Bahasa ataupun belajar secara mandiri. Dibutuhkan konsistensi saat belajar Bahasa Inggris, baik dengan cara berbicara di depan cermin, menonton film, menggunakan aplikasi chat dengan native, menonton video youtube mengenai bahsa Inggris dan masih banyak lagi . jangan lupa juga perhatikan grammar karena ini sangat penting dalam test TOEFL dan IELTS serta dalam pembuatan Motivation Letter.

2. Motivation Letter yang Bagus

Motivation letter merupakan salah satu syarat dan elemen penting dalam beasiswa. Motivation letter biasanya merupakan sebuah essay yang berisi statement-statement bahwa kamu layak menjadi penerima beasiswa. Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membuat essay adalah penggunaan statement klise seperti “saya sangat tertarik untuk mempelajari culture dan Bahasa nya” hal tersebut sangat klise dan terdengar membosankan. Kalian bisa mencoba menuliskan hal-hal yang anti-mainstream yang membuat motivation letter yang kamu buat semakin menarik.

3. Bulatkan Tekad

Niat adalah hal yang paling utama. Jika kamu tidak memiliki niat dan tekad yang kuat untuk mendapat beasiswa luar negeri, maka kamu pun akan malas dan berleha-leha untuk meraihnya. Niat dan tekad merupakan modal dasar yang harus dimiliki saat kamu ingin meraih mimpimu. Maka bulatkan tekad kalian untuk mendapat beasiswa luar negeri. Tanamkan dalam dirimu bahwa kamu mampu meraih impianmu. Jangan pernah meragukan diri sendiri karena semua hal akan terwujud dengan motivasi dan niat yang kuat. Kalian harus siap menjalani segala konsekuensi atas keputusan yang telah kalian ambil.

4. Cari Informasi Program Beasiswa

Setelah selesai memilih negara mana yang akan kalian tuju, langkah selanjutnya ialah mencari berbagai informasi seputar beasiswa yang tersedia di negara tersebut. Kamu bisa mencari berbagai informasi di internet, seperti di web, Instagram, youtube atau bahkan bertanya kepada pihak sekolah atau kampus. Biasanya sekolah atau kampus memiliki banyak koneksi dengan lembaga yang menyediakan beasiswa kuliah gratis yang bisa kamu coba. Selain itu, jangan malu juga bertanya kepada teman atau saudara yang sudah diterima beasiswa luar negeri.

5. Persiapkan Surat Rekomendasi

Langkah selanjutnya ialah mempersiapkan surat rekomendasi. Surat rekomendasi memegang peranan penting dalam proses mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Kalian bisa meminta surat rekomendasi kepada guru, dosen di kampus atau atasan di perusahaan. Surat rekomendasi tersebut dinilai penting karena surat ini berisi hal-hal yang menunjukkan bahwa kamu pantas mendapatkan beasiswa tersebut.

6. Persiapkan Curiculum Vitae, Portofolio

Penyelenggara besiswa selalu meminta CV (Curiculum Vitae) dan portofolio pelamar beasiswa. Maka dari itu kamu harus membuat CV dan portofolio semenarik mungkin karena CV dan portofolio ini pun akan mempengaruhi proses penilaian kandidat. Kalian harus bisa mengemas data diri dengan data-data komprehensif yang mampu menunjang kapasitas diri yang kalian miliki dengan sangat baik, dan terpenting adalah, portofolio yang dibuat harus relavan dengan jurusan yang akan dituju.

7. Persiapkan dokumen

Setelah semuanya sudah selesai seperti menentukan tempat tujuan studi, jurusan yang akan diambil, motivation letter dan hal-hal lainnya, maka langkah selanjutnya adalah mempersipkan segala dokumen yang dibutuhkan dengan teliti. Berkas-berkas dokumen biasanya menyesuaikan pada beasiswa apa yang akan diambil. Namun biasanya dokumen yang dibutuhkan antara lain:

  • Fotokopi KTP
  • Foto berwarna ukuran 3 x 4
  • Transkrip Ijazah yang yang telah dilegalisir
  • Pasport
  • Curriculum vitae
  • Motivation letter dan essay
  • Hasil tes TOEFL/IELTS (skor sesuai permintaan penyelenggara beasiswa).
  • Surat rekomendasi

Selain tips-tips diatas, ada beberapa hal teknis yang bisa kalian lakukan agar berhasil meraih beasiswa luar negeri. Seperti:

Buat Daftar Beasiswa yang Kamu Minati

Membuat rancangan mengenai beasiswa apa saja yang akan diambil adalah salah satu langkah penting. Jangan pernah ragu untuk mencari beberapa informasi seperti syarat-syarat beasiswa, kualifikasi yang dibutuhkan, program studi yang ditawarkan hingga deadline beasiswa itu sendiri. Kalian bisa membuat spreadsheet untuk mempermudah dalam hal pemisahan beasiswa sesuai klasifikasinya. Beberapa poin yang bisa kalian tulis antara lain nama universitas, program study, bahasa yang digunakan dan lain sebagainya.

Pahami Visi dan Misi Penyelenggara Beasiswa

Sebelum melamar beasiswa, alangkah baiknya kita membaca terlebih dahulu visi dan misi organisasi penyelenggara beasiswa tersebut. Pahami seperti apa visi dan misinya, cari tahu seputar concern organisasi tersebut dan jangan lupa untuk mencari tahu tentang bagaimana cara mereka mengevaluasi para kandidat pelamar beasiswa.

Pilih Negara Dengan Pelamar Lebih Sedikit

Mungkin ini terdengar aneh, namun tips ini cukup ampuh digunakan untuk bisa memperoleh beasiswa ke luar negeri karena semakin sedikit peminat, tentunya akan semakin sedikit pula saingan yang harus kalian hadapi. Misalkan di USA peminatnya ada 2000 orang, maka kesempatanmu mendapat beasiswa berada di angka 1:2000. Jadi semakin sedikit peminat negaranya maka akan semakin besar pula kemungkinan untuk lolos beasiswa.

Masukkan Lamaran Kamu Lebih Awal

Salah satu kebiasaan buruk para pelamar beasiswa adalah memasukkan lamaran di waktu-waktu terakhir deadline, maka sebisa mungkin hindari kebiasaan buruk ini dan cobalah memasukkan lamaran di awal. Sebenarnya tidak ada jaminan bahwa saat kamu memasukkannya lebih awal kamu akan diterima. Namun cara ini lebih baik dari pada memasukan lamaran di waktu-waktu terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *