Berbagai Beasiswa yang Akan Membawamu Kuliah Di Jerman

Berbagai Beasiswa yang Akan Membawamu Kuliah Di Jerman

Berbagai Beasiswa yang Akan Membawamu Kuliah Di Jerman – Jerman menjadi salah satu negara di Eropa yang menjadi destinasi populer di kalangan mahasiswa internasional. Sedangkan semacam itu, kuliah di Jerman dan negara lain di Eropa tidaklah mudah, terpenting dalam hal biaya. Nah, kamu yang berminat untuk kuliah di Jerman, tidak perlu khawatir sebab berikut ini ada sebagian beasiswa yang akan membawamu kuliah di Jerman (kecuali beasiswa DAAD) bisa menjadikan kamu untuk sebagai referensi untuk melanjutkan studi kamu ke jerman

Berbagai Beasiswa yang Akan Membawamu Kuliah Di Jerman

Inilah Berbagai Beasiswa yang akan membawamu Kuliah di Jerman

IGSP (Indonesia-German Scholarship Programme)

Program beasiswa yang satu ini adalah kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jerman. IGSP ini diperuntukkan bagi para dosen konsisten perguruan tinggi Indonesia yang ada dalam lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pengajaran Tinggi. Sebagai berita saja, beasiswa ini hanya tersedia untuk jenjang pengajaran S3 di Jerman. Usia optimal untuk apply beassiwa ini adalah 50 tahun dan kamu semestinya memiliki skor IBT minimal 80 atau IELTS minimal 6.0.

Erasmus + (Erasmus Mundus)

Erasmus+ adalah program beasiswa yang program sebelumnya adalah Erasmus Mundus. Beasiswa ini didanai oleh European Comission untuk mensubsidi biaya program pendidikn, pelatihan, pemuda dan olahraga. Erasmus+ ditawarkan terhadap sekitar 160 negara di luar wilayah Uni Eropa untuk mencapai studi di negara-negara Uni Eropa termasuk Jerman. Tapi keseluruhan beasiswa ini mencakup biaya kuliah, biaya perjalanan, tunjangan bulanan, biaya akomodasi dsb. Berikut ini adalah besaran skor beasiswa untuk sebagian program yang tercakup dalam Erasmus+:

24.000 euro per orang untuk program EMJMD 1 tahun dan 48.000 euro per peserta untuk program EMJMD 2 tahun.
60.000 euro sampai 130.000 euro per orang untuk program EMJD (3 tahun)
4.800 euro per orang untuk program mendidik atau penelitian selama optimal 3 bulan.

LPDP

Beasiswa yang satu ini disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk WNI yang berharap mencapai pengajaran S2 dan S3 di dalam dan luar negeri. Tapi keseluruhan beasiswa ini menanggung biaya hidup dan biaya kuliah untuk penerima beasiswa. Kau sebelum mengerjakan studi, kamu semestinya mengikuti training kepemimpinan dan pembekalan terpenting dulu ya.

Beasiswa dari Universitas dan Non Pemerintah

Tiap tiga beasiswa di atas, faktanya kamu juga dapat apply beasiswa yang disediakan oleh universitas dan non pemerintah sebagai berikut

Friedrich Ebert Stiftung (FES)

Beasiswa yang satu ini diberikan terhadap mahasiswa yang telah berada di Jerman. FES sendiri adalah sebuah organisasi yang terkait erat dengan Partai Sosial Demokrat Jerman SPD. untuk beasiswa FES ini, kesanggupan bahasa Jerman menjadi salah satu prasyarat utama ya. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai beasiswa ini, dapat dicek di web ini.

Friedrich Naumann Stiftung (FNS)

Beasiswa FNS ini terkait dengan Partai Liberal FDP yang diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang terdaftar dalam program master (S2) di Jerman. Dana bantuan yang diberikan mencapai 850 euro per bulan dengan durasi minimal dua semester dan optimal satu tahun, tetapi penerima beasiswa boleh mengajukan lagi untuk tahun berikutnya (kalau dibutuhkan). Deadline aplikasi pada 30 April dan 31 Oktober tiap tahunnya. dapat cek lebih komplit infonya di sini.

Heinrich Boll Stiftung

Nah, beasiswa yang satu ini terkait dengan Partai Hijau di Jerman. tahunnya beasiswa yang didanai oleh Heinrich Boll Foundation ini dibuka dalam dua gelombang registrasi adalah permulaan Maret dan September.

itulah sebagian berita beasiswa beasiswa yang dapat jadi referensi kamu

Tips Sukses Untuk Mendapatkan Beasiswa Ke Luar Negeri

Tips Sukses Untuk Mendapatkan Beasiswa Ke Luar Negeri

Gadunslot88 – Memperoleh beasiswa adalah salah satu cara terbaik untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri.

Tapi sayangnya jumlah beasiswa yang terbatas berbanding terbalik dengan jumlah peminat beasiswa yang selalu bertambah tiap tahunnya. Tak ayal, banyak sekali pelamar beasiswa yang harus kecewa saat gagal mendapat beasiswa yang diinginkan.

Karena itu, kali ini kita akan berbagi tips sukses untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri:

1. Jangan Malu Bertanya atau Mencari Informasi

Bertanyalah kepada orang yang tepat.

Kamu bisa mencari informasi di internet dan juga bertanya kepada pihak kampus (sekolah) seperti penasihat akademik, serta professor, dosen ataupun guru. Jika di kampus atau sekolahmu saat ini ada bagian yang menangani tentang studi di luar negeri maka tidak ada yang salah dengan bertanya langsung kepada mereka.

Baca juga : Pentingnya Pendidikan Seksual Untuk Anak

2. Buat Daftar Beasiswa yang Kamu Minati

Penting untuk membuat daftar beasiswa yang akan kamu apply.

Jangan ragu untuk mencari tahu mulai dari jenis beasiswa, kualifikasi yang dibutuhkan, program studi yang ditawarkan hingga deadline beasiswa itu sendiri.

Pada tips kedua ini kamu sebaiknya membuat spreadsheet untuk mempermudah pencarian dan pengklasifikasian beasiswa. Beberapa poin yang perlu kamu masukkan ke dalam spreadsheet seperti nama universitas, negara, bahasa yang digunakan, program studi dan lain sebagainya.

Buat daftar beasiswa sebanyak mungkin dan apply, apply, apply lagi sampai kamu berhasil.

3. Pahami Visi dan Misi Organisasi

Sebelum mulai melamar beasiswa, akan lebih baik jika kamu memahami organisasi penyedia beasiswa itu sendiri.

Pahami seperti apa visi dan misi mereka. Cari tahu juga hal-hal apa yang sepertinya menjadi concern organisasi. Identifikasi semua informasi yang kamu dapat tentang organisasi dan buat aplikasimu sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu penting juga bagi kamu untuk tahu bagaimana cara mereka untuk mengevaluasi para kandidat pelamar beasiswa lho.

4. Pilih Negara Dengan Pelamar Lebih Sedikit

Tips keempat ini sebenarnya cukup ampuh untuk bisa memperoleh beasiswa ke luar negeri.

Jangan hanya memilih negara dengan peminat beasiswa yang membludak.

Misalkan saja Inggris diminati oleh 500 pelamar maka kesempatanmu untuk bisa mendapat beasiswa berada di angka 1:500. Buat daftar negara-negara yang peminatnya lebih sedikit dan cari tahu lebih dalam mengenai beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh negara tersebut.

5. Buat Motivation Letter yang Anti-Mainstream

Motivation Letter adalah salah satu persyaratan yang selalu dibutuhkan dalam aplikasi beasiswa.

Sebisa mungkin hindari kata-kata mainstream seperti “Saya ingin mempelajari budaya baru”, “Saya sangat tertarik untuk belajar Bahasa Jerman” dan lain sebagainya.

Sebaliknya kamu bisa menceritakan beberapa fakta seperti misalnya kamu jatuh cinta dengan film-film Perancis atau kamu pernah memiliki teman SMA dari Polandia yang ikut pertukaran pelajar dan beberapa fakta-fakta pendukung lain yang membuktikan bahwa kamu memang punya keinginan dan dasar yang kuat untuk melanjutkan kuliah di negara tersebut.

Intinya buat essay yang menunjukkan bahwa essay ini memang hanya milik kamu.

6. Masukkan Lamaran Kamu Lebih Awal

Salah satu kebiasaan buruk saat melamar beasiswa adalah memasukkan lamaran di waktu-waktu terakhir.

Hindari kebiasaan buruk ini dan cobalah untuk memasukkan lamaran di awal. Memang tidak ada jaminan kamu akan mendapat beasiswa jika mengirim aplikasi di awal.

Tapi setidaknya secara logika kamu harus sadar bahwa ada orang lain di pihak penyedia beasiswa yang akan menerima dan memeriksa aplikasimu.

Orang-orang yang diberi tanggung jawab ini biasanya akan lebih jeli di awal aplikasi beasiswa masuk. Saat sudah mendekati deadline maka mayoritas dari mereka hanya akan melihat aplikasi secara sekilas dan sangat mungkin bahwa poin-poin plus di aplikasimu lolos dari penglihatan mereka. Jadi buat aplikasi sebaik mungkin dan submit di awal ya.

Cara Mendapatkan Beasiswa Di Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa Di Luar Negeri

Mendapatkan beasiswa adalah salah satu cara terbaik untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri.
Tapi sayangnya jumlah beasiswa yang terbatas berbanding terbalik dengan jumlah peminat beasiswa yang selalu bertambah tiap tahunnya.

Kami tahu bahwa beasiswa belajar di luar negeri selalu menjadi subjek yang sangat populer di kalangan para pelajar, jadi bulan ini Admin https://www.gadunslot88.com/ telah menyusun panduan praktis untuk membantu Kamu dalam pencarian beasiswa Kamu.

Baca Juga: Kumpulan Universitas Terbaik Yang Ada Di Dunia

Cara Mendapatkan Beasiswa Di Luar Negeri

1. Menemukan Negara Yang Tepat

Langkah pertama dalam mendapatkan beasiswa studi di luar negeri, adalah menemukannya! Cari beasiswa khusus negara dengan menghubungi institusi yang Kamu lamar atau cari tahu apakah ada beasiswa khusus mata pelajaran yang tersedia dari universitas secara langsung.

2. Memenuhi Syarat Negara Pilihan

Setelah Kamu menemukan beasiswa, pastikan Kamu memenuhi syarat. Tidak ada gunanya mengajukan beasiswa kecuali Kamu memenuhi kriteria, jadi periksa dan periksa ulang ini terlebih dahulu. Setiap waktu yang dihabiskan untuk mengajukan beasiswa yang tidak memenuhi syarat adalah waktu yang terbuang sia-sia.

3. Lakukan Riset

Ketika Kamu menemukan beasiswa yang memenuhi syarat, saatnya untuk mulai meneliti beasiswa dan penyedianya. Cari tahu apa yang mereka cari dari pelamar – apakah mereka tertarik pada pelamar yang lebih muda dengan semangat kewirausahaan, atau mungkin mereka mencari seseorang yang keyakinannya sangat selaras dengan badan amal tertentu. Menemukan fakta-fakta semacam ini sangat penting.

4. Buktikan Prestasi Mu Dan Mendaftarkan Diri

Pada titik ini saatnya untuk meletakkan pena di atas kertas dan mengisi formulir pendaftaran. Ini adalah saat semua penelitian yang telah Kamu selesaikan sebelumnya akan ikut bermain – gunakan itu sebagai daftar periksa dan pastikan Kamu menandai semua yang dicari oleh penyedia beasiswa, dan dukung dengan bukti.

5. Ulangi

Peluang untuk mendapatkan beasiswa pertama yang Kamu lamar sangatlah tipis. Jadi, ada baiknya untuk melamar lebih dari satu sekaligus. Jangan menggantungkan semua harapan Kamu pada beasiswa besar, karena ini sangat kompetitif. Perlu juga diingat bahwa hanya ada beberapa beasiswa yang akan menutupi biaya kuliah DAN biaya hidup Kamu, karena itu Kamu lebih baik mengajukan banyak beasiswa yang lebih kecil, dengan cara itu Kamu juga meningkatkan peluang Kamu untuk mendapatkan setidaknya sedikit bantuan keuangan terhadap pengalaman belajar Kamu di luar negeri.

Program Beasiswa Fulbright

Program Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright tersedia bagi warga negara Indonesia untuk menempuh studi pascasarjana atau penelitian lanjutan di universitas AS di berbagai bidang.

Beasiswa MA dan PhD masing-masing mendukung dua dan tiga tahun studi pascasarjana di universitas AS. Visiting Scholar Program memungkinkan seorang warga Indonesia bergelar doktor untuk melakukan penelitian selama tiga sampai enam bulan di sebuah universitas Amerika.

Program Beasiswa Fulbright

Preferensi seleksi akan diberikan kepada kandidat yang belum memiliki pengalaman luas AS baru-baru ini, misalnya mereka yang sebelumnya telah menerima beasiswa Fulbright. Kandidat akan dipertimbangkan tanpa memandang ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, asal negara, usia, kecacatan, afiliasi politik, status perkawinan, status sebagai orang tua, atau orientasi seksual. Aplikasi dari kandidat yang memenuhi syarat di luar kota-kota besar di Jawa, misalnya, Indonesia bagian timur, sangat diterima.

Baca juga : Universitas Terbaik Di Jepang

(Sebuah program khusus, Hibah Fulbright untuk Dosen Indonesia yang didanai DIKTI, didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Indonesia, memberikan beasiswa Fulbright untuk dosen saat ini di universitas-universitas di Indonesia. Persyaratan umum serupa, tetapi ada beberapa kelayakan khusus yang menonjol persyaratan juga. Program ini saat ini sedang hiatus di Tahun Penghargaan 2021-2022 menunggu keputusan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Calon pelamar masih dapat mendaftar ke Beasiswa Fulbright Doktor (PhD). Berikut informasi seputar program beasiswa fulbright yang telah dirangkum oleh admin gadunslot88.

Ketentuan Umum

Pemohon harus:

  • Menjadi warga negara Indonesia dan bukan penduduk tetap atau warga negara AS, atau saat ini tinggal di AS
  • Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
  • Memiliki persiapan dalam, dan komitmen yang ditunjukkan untuk bidang studi pilihan mereka
  • Mahir berbahasa Inggris
  • Memiliki catatan akademik yang luar biasa
  • Tunjukkan bahwa mereka secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
  • Tunjukkan komitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
  • Bersedia bekerja minimal lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

Pemohon tidak memenuhi syarat jika dia:

  • Karyawan, anggota keluarga dekat karyawan, atau tanggungan karyawan AMINEF, Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS
  • Saat ini sedang mengejar gelar lain
  • Menerima beasiswa lain pada saat melamar
  • Mengejar program serupa lainnya untuk gelar ganda

Persyaratan Pengajuan (akan diberikan dalam bahasa Inggris)

  • Formulir aplikasi yang sudah diisi, termasuk tujuan studi satu halaman untuk beasiswa master dan PhD, dan proposal penelitian 3-5 halaman untuk beasiswa PhD dan Penelitian
  • Salinan skor TOEFL ITP atau IELTS terbaru (kurang dari dua tahun)
  • Dua surat referensi, baik dari pemberi kerja atau dosen universitas
  • Fotokopi Transkrip Akademik dan Ijazah (dalam bahasa asli dan terjemahan bahasa Inggris)
  • Fotokopi dokumen identitas diri yang masih berlaku (KTP atau paspor)
  • Daftar Riwayat Hidup

Keuntungan Beasiswa

Beasiswa akan memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Dukungan visa J-1
  • Perjalanan udara kelas ekonomi pulang pergi dari kota asal penerima beasiswa ke institusi tuan rumah di AS
  • Pendanaan untuk kuliah dan biaya, hidup dan biaya terkait
  • Cakupan asuransi kecelakaan dan kesehatan sesuai pedoman Pemerintah AS
  • Dukungan tidak diberikan untuk tanggungan yang menyertai.

Bidang Studi yang Layak

Hibah Fulbright dapat digunakan untuk studi atau penelitian di sebagian besar disiplin ilmu dan bidang studi, kecuali kedokteran yang terkait dengan perawatan pasien atau kontak klinis dengan pasien. Proposal dalam humaniora, seni, dan ilmu sosial, dan dalam sains, teknologi, teknik, matematika (STEM), dan kesehatan sama-sama diterima. Terutama menyambut adalah aplikasi di bidang STEM yang fokus pada pelestarian lingkungan, eksplorasi energi alternatif, atau mitigasi perubahan iklim.

Tes yang Diperlukan

Pada saat melamar ke AMINEF hanya diperlukan TOEFL Institutional Testing Program (ITP) atau skor IELTS. Jika nanti Anda terpilih untuk sebuah penghargaan, Anda kemudian harus mengikuti tes TOEFL iBT (Internet-based TOEFL) resmi, Graduate Record Examination (GRE) untuk semua bidang kecuali hukum dan bisnis, atau Graduate Management Admission Test (GMAT) untuk administrasi bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Tanggal Pendaftaran

Beasiswa Master dan PhD

Batas Waktu Aplikasi*: 15 Februari
Penyaringan Aplikasi: Maret
Wawancara: April
Pengumuman Daftar Pendek: Juni

Mengunjungi Program Cendekia

Batas Waktu Aplikasi*: 1 November
Penyaringan Aplikasi: November
Wawancara: Desember
Pengumuman Daftar Pendek: Januari

*Batas waktu yang tepat setiap tahun dapat berubah dan jika aplikasi jatuh pada akhir pekan atau hari libur, maka secara otomatis diperpanjang ke hari kerja berikutnya.